Sabtu, 30 Juli 2016

Stokiometri : Pereaksi Pembatas dan Pereaksi Berlebih


Dalam suatu reaksi kimia, apabila kita menggunakan reagn atau pereaksi terkadang kita menggunakan pereaksi yang berlebih untuk satu reagn dengan tujuan agar reagn yang lain habis bereaksi dan diperoleh hasil yang maksimal sesuai keinginan. Sering terjadi satu reagen dibuat berlebih, sampai suatu reagen tertentu sudah habis digunakan dalam reaksi sebelum reagen yang lainnya habis.
Pereaksi pembatas (limiting reactant) = zat pereaksi yang habis bereaksi lebih dahulu, dan menjadi penentu jumlah produk yang dihasilkan. Sedangkan Pereaksi berlebih (excess) = pereaksi yang jumlahnya melebihi dari jumlah yang dibutuhkan.
Mari kita ambil contoh reaksi berikut ini :
Sebanyak 2,8 gram gas Nitrogen direaksikan dengan 1,2 gram gas Hidrogen. Manakah yang akan menjadi pereaksi pembatas dan manakah yang akan menjadi pereaksi berlebih, serta berapa gram produk Amonia yang akan dihasilkan ?
Untuk menjawab hal ini maka kita buat persamaan reaksinya serta ketersedian dan kebutuhan masing-masing reagn atau pereaksi.


Apabila kita lihat persamaan reaksi setaranya terlihat bahwa 1 mol gas nitrogen akan bereaksi dengan 3 mol gas hidrogen menghasilkan 2 mol gas amonia. Ini berarti perbandingan mol nitrogen : hidrogen adalah 1:3. Perbandingan ini menunjukkan kebutuhan yang harus dipenuhi.
Selanjutnya  Setelah kita konversi massa (gram) reagn kedalam mol, maka reagen yang tersedia adalah 2,8 gram gas nitrogen (0,1 mol nitrogen) dan 1,2 gram gas hidrogen (0.6 mol hidrogen). Jadi perbandingan mol Nitrogen : hidrogen adalah 0,1: 0,6 atau dibulatkan menjadi 1:6
Dari sini kita bisa melihat bahwa dalam reaksi itu 1 mol Nitrogen hanya membutuhkan 3 mol hidrogen, sementara yang tersedia adalah 6 mol hidrogen. Sehingga dalam contoh reaksi diatas gas hidrogen adalah pereaksi berlebih dan gas nitrogen adalah pereaksi pembatas.

Sehingga diakhir reaksi kita akan menjumpai sisa hidrogen sebanyak 0,3 mol dan produk amonia yang dihasilkan adalah 0,2 mol amonia.


5 komentar:

  1. Mau tanya boleh gan?
    Angka 6,02 x10²³ itukan hasil penelitian avogadro kan yaa? Nah saya mau tanya dari mana dia memperoleh angka tersebut? Bisa dijelaskan

    BalasHapus
    Balasan
    1. itu dari rumus PV=nRT
      P(pressure/tekanan)=1atm=76cmHg
      n(mol)= 1mol
      R(tetapan gas)= 0,08205/0,082
      T(Therm/suhu)= 0°C/273K

      Hapus
  2. As stated by Stanford Medical, It's indeed the ONLY reason women in this country live 10 years more and weigh on average 42 lbs lighter than we do.

    (Just so you know, it is not related to genetics or some secret exercise and EVERYTHING about "HOW" they eat.)

    BTW, What I said is "HOW", not "what"...

    Tap this link to determine if this easy test can help you discover your real weight loss potential

    BalasHapus
  3. Boleh nanya gan?
    Bagaimana cara mencari % reaktan berlebih dan bagaimana contohnya

    BalasHapus
  4. Boleh nanya gan?
    Bagaimana cara menentukan % reaktan berlebih dan bagaimana contoh soalnya

    BalasHapus